"Baru pulang?" sapa Widya yang sedang minum teh di ruang makan. Setelah Henry semalam nggak pulang, pagi itu suami Widya pulang dalam keadaan wajah kusut. "Semalam aku nginep di hotel. Ada meeting sampai malam, dan aku udah terlalu capek mau pulang ke rumah," sahut Henry yang ikut duduk di ruang makan. "Ooh, jadi kamu pulang ke rumah orang lain?" Seketika Henry mengernyit. Sedikit heran dengan cara bicara Widya yang terdengar sinis di telinganya. "Maksud kamu apa? Aku sudah bilang ke kamu kalau semalam aku nginep di hotel!" nada suara Henry berubah tinggi. Widya mengangguk dengan bibir menyunggingkan senyum miring. "Ya, aku tau. Tidak perlu marah-marah seperti itu." "Gimana aku nggak marah kalau kamu menuduhku tanpa alasan!" "Mana mungkin aku menuduhmu tanpa alasa

