Angelia memasuki kamarnya yang tampak rapi meskipun dia tidak kembali ke rumah selama hampir setengah bulan lamanya. Namun saat ini ia masih mendapati rumah dan kamarnya berada dalam kondisi bersih tanpa adanya debu yang bersarang di kamarnya. Begitu pun dengan kaca jendela miliknya yang bersih seperti telah dibersihkan. Ia yakin bahwa sosok wanita paruh baya tadi memasuki kamar ini untuk membersihkan kamarnya. Angelia hanya berpikir bahwa itu adalah orang suruhan dari ibunya yang di sewa untuk membersihkan rumah ini selagi dia meninggalkan rumah ini dan mungkin telah membuat kondisi di dalam rumah ini penuh dengan debu dan kotor. Setidaknya dia bisa bersyukur karena tidak perlu repot-repot lagi untuk membersihkan kamarnya yang kotor. Jendela di dalam kamarnya juga telah dibuka hingga mem

