Saat ini Angelia menatap pada bangunan rumah yang selama beberapa hari ini ia tinggalkan. Kondisi di depan rumahnya agak kotor dengan beberapa dedaunan kering yang berjatuhan dan tertiup angin. Dedaunan tersebut berasal dari pohon yang tinggi dan besar yang tumbuh di depan rumahnya sejak ia masih kecil, hingga saat ini pohon tersebut terus tumbuh dan tampak berkembang semakin membesar dan lebat daunnya di musim semi. Angelia menghela napas panjang, dia melihat sebuah mobil sedan yang sudah dia duga bahwa itu adalah mobil milik ibunya yang saat ini terparkir di depan rumahnya. Sementara kini Angelia masih berada di dalam taksi yang ditumpanginya, ia hanya membuka kaca mobil untuk melihat kondisi rumahnya selama beberapa saat. Hingga pada akhirnya ia memberanikan diri untuk turun dari taksi

