Duka Ilona, makin bertambah. Ia begitu menyesal, memutuskan Darren. Harusnya, ia tidak gegabah, harusnya ia memikirkan nyawa yang ada dalam perutnya. Jika sudah begini, anaknya akan lahir tanpa ayah. Tiba-tiba Ilona tersenyum seperti orang gila, yes! Gelar mama muda hot, bisa ia dapatkan. Walau ia tak lagi muda. "Bunda akan pertahankan kamu. Baik-baik disana nak, bunda nggak sabar mau ketemu kamu." Ilona sudah bertekad, kali ini harus jadi. Ia harus menjaga anaknya, bahkan jika harus menukar nyawa. Ilona memikirkan, ia akan memiliki keluarga yang utuh. Anaknya dan Darren akan mengisi rumah mereka. Anaknya sibuk berkelahi, dan semuanya takut sama Darren. Memikirkan itu, duka Ilona sedikit berkurang. "Mayo, aku akan menganggap anakku, sebagai pengganti kamu. Semoga tenang disana."

