Transisi dari asisten CEO menjadi konsultan eksternal ternyata lebih menantang daripada yang Aira bayangkan. Kini, ia tidak lagi duduk di depan ruangan Reyhan. Kantor barunya berada di gedung mitra, tiga blok dari menara utama perusahaan. Secara profesional, ini adalah kenaikan tingkat. Secara personal, ini adalah siksaan yang manis. Pukul 14.00, Aira sedang meninjau skema desain interior untuk lobi Lumière ketika ponselnya bergetar di atas meja kayu ek. Reyhan: "Bagaimana kantor barumu? Apakah kursinya lebih nyaman dari kursi di depan ruanganku?" Aira tersenyum kecil, jemarinya lincah mengetik balasan. Aira: "Kursinya sangat nyaman, tapi pemandangannya membosankan. Hanya ada tembok putih, bukan punggung seorang CEO yang sedang sibuk bekerja." Balasan dari Reyhan datang hanya dalam hi

