Orang bilang, seseorang yang membantu memulihkan luka lebih istimewa ketimbang cinta pertama. Gue dalam proses menunggu seseorang itu:) -Algifary- ¶¶¶ Seperti pagi pagi sebelumnya, tidak ada bahagia ataupun bentuk kehangatan di rumah itu. Disya hanya menonton saat sopirnya membawakan koper sang Ibu. Wanita itu sudah akan berangkat ke Swiss saat ini juga. Tak ada salam perpisahan, pelukan rindu, pun kecupan selayaknya Ibu dan anak pada umumnya. Dalam hati Disya meringis perih, sebenci inikah Ibunya? "Hati-hati di jalan, Ma." pesan Disya mencoba tersenyum yang hanya berakhir terabai. Marie melangkah seakan tak melihat putrinya, Disya pun segera keluar untuk berangkat sekolah. Sesampainya di sekolah pun Disya terus mengerucut tanpa gairah. Tidak ada warna seperti kebanyakan orang. Dibe

