Chapter 37

1175 Kata

Tanpa terasa, masa-masa ujian sudah berakhir. Dua minggu sebelum itu, Fiona benar-benar marathon belajar dan melupakan segala hal yang mengganggu pikirannya. Ujian akhir adalah yang terpenting dan ia tak ingin menadapat nilai jelek juga mewujudkan mimpi buruknya. Oh, tidak! Jangan sampai itu terjadi. Tetapi, walaupun ujian sudah selesai bukan berarti murid kelas dua belas bebas tak masuk sekolah. Sekolahnya memang berbeda dan tak tahu alasan apa yang mengharuskan para murid tetap bersekolah seperti biasa, kendati KBM sudah tidak lagi berlangsung. Fiona memusatkan perhatian pada layar ponsel kala video yang ia putar dimulai. Headseat menggantung di telinganya. Kepala ikut bergerak seirama dengan musik yang ia dengarkan. Pluk! Merasakan seperti ada yang menepukkan pelan benda ke kepalany

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN