"Watch your step, ma'am." Seorang pelayan membantu Archanne turun dari kereta kuda. Archanne tidak pernah bisa berhenti mengagumi rumah Davina yang sangat besar. Maksudnya, istananya di Tritanian memang besar, tetapi untuk seorang bangsawan tanpa gelar kesatria di garis generasi ataupun memiliki kerjasama dengan kerajaan, Davina bisa tergolong kaya raya daru hasil jerih payah masing-masing generasi. Yang Archanne tahu keluarga Davina punya usaha permata dan tambang emas. Ia tidak begitu menyimak ketika kedua orangtua gadis itu memperkenalkan diri mereka kepada ayahnya untuk pertama kali. "Selamat datang di Blafen, nona Elliens." Sambut seorang pelayan yang lain sedangkan sisanya yang berkisar puluhan orang membungkukkan badan kearah Archanne. "Rumahmu indah, Davina." Archanne terbata-ba

