Clara!! Sayang, kapan kau akan pulang? Aku di sini sudah lama menunggumu! Aku sangat mencintaimu Clara! Aku meminta maaf atas semua kesalahanku!." Meta dan Aditya menatap prihatin ke arah Bryan, keduanya terpaksa memasukkan pria itu ke dalam rumah sakit jiwa. Karena kondisi mentalnya sudah tidak tertolong, setiap hari Bryan hanya terus memanggil Clara, dan memeluk sebuah boneka yang dulu pernah menjadi milik Mantan istrinya itu. "Sebenarnya saya tidak kasihan padanya pak! Karena dia pantas mendapatkannya!." Meta segera berujar, dia masih bekerja di kantor peninggalan Bryan yang kini sudah berganti CEO, dan CEO yang baru adalah Aditya. "Iya. Ini adalah bentuk hukuman untuknya." Jawab Aditya dengan helaan nafas yang lirih. Hahaha hahaha hahaha hahaha!! Tiba-tiba terdengar suara tawa b
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


