Pintu sudah terbuka dan seorang wanita paruh baya yang masih sangat cantik dan segar berjalan masuk menghampiri mereka berdua dengan mata yang berbinar-binar. "Edgar!! Apakah dia calon menantuku?." Wanita itu langsung menatap ke arah Clara yang kikuk dan gugup. Walaupun dia tidak tahu Siapa wanita di hadapannya itu. Namun dia menebak dalam hati saja. "Iya Mama! Dialah calon menantumu!." Clara sungguh terkejut saat mendengar Edgar memanggil sebutan Mama kepada wanita di hadapannya. Rasa gugupnya pun semakin menjadi. "Benarkah! Oh ternyata dia sangat cantik! Dan dia adalah pianis yang terkenal itu, kamu harus tahu sayang kalau aku adalah salah satu penggemarmu!." Wanita paruh baya itu langsung memeluk Clara dengan sukacita, dan Clara pun sungguh terharu terhadap penyambutan calon mertu

