Chapter 49 : Pembalasan Ares

2109 Kata

“Elo mau?” tanya Elysa pada Adrian yang baru datang dan bergabung dengannya di breakfast bar. Pria itu mengenakan celana dan kaos pilihan Elysa. Melihat hal itu membuat senyum Elysa mengembang. “Elo bikin sendiri apa pesen dari luar tadi?” Adrian menggeser piring berisi spaghetti ke arahnya dan merampas garpu dari tangan Elysa. Tanpa meminta ijin Elysa, pria itu langsung memakannya. Enak, seperti biasa. Makanan yang dibuat oleh Elysa selalu enak. Tidak peduli apapun yang dimasak oleh wanita itu. Berbeda dengan Nadine yang selalu gagal meski telah berusaha keras. Namun Adrian tetap mencintai wanita itu apapun kekurangannya. Selamanya akan terus seperti itu. “Masak sendiri barusan. Elo kalau mau gue bikinin aja, Bang.” Adrian sama sekali tidak menjawab. Namun pria itu terus melahap s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN