Satu hari sebelum kejadian.... Jihan menemukan cara agar Alika menemuinya. Walaupun ragu akan cara itu, dia tetap melakukannya. "Kamu yakin, bakal berhasil?" tanya Kai. Jihan mengangguk pasti. Namun, raut wajahnya berkata lain. Seperti ragu akan konsekuensinya. "Dia orang yang baik, polos, aku adalah temannya. Sudah dipastikan dia akan datang." Jihan percaya diri. "Lalu?" tanya Kai lagi menginginkan jawaban yang lain. Dia ta yakin rencana Jihan akan berhasil. "Dia pasti bakal lari ke kamu, dan meminta kamu mengantarnya," ucap Jihan. Kai mengangguk mengerti. "Lalu?" tanya Kai lagi. Dia masih tak bisa menjawab teka-teki dari Jihan. "Ya kamu bawa dia ke villa!" ucap Jihan memberikan jawaban. "Ah," jawab Kai, dia mengangguk mengerti maksud dari Jihan. Keduanya nampak ragu menjalank

