Seorang gadis terbaring tak bernyawa dengan mulut berbusa. Rambutnya sedikit menutupi wajah. Dia menggenggam sepucuk surat yang dinamakan surat wasiat. Ada juga botol obat yang tergeletak dengan pil bertebaran di sekitarnya. Tak ada tanda-tanda penganiyaan, ataupun kekerasan dalam tubuhnya yang mungil. Tak ada seorang pun yang berani menyentuhnya. Lagipula saat itu polisi tengah mengambil gambar sebagai bukti karena kematian itu. Ada dua awak media yang meliputnya. Terlihat di depan pintu kamar itu seorang laki-laki tampan yang tengah menangis histeris, dia adalah Raka. Wajahnya tampak sangat menyesal, penuh dendam dan sangat marah. Mungkin dia sudah membaca surat wasiat di tangannya. Namun, kembali diambil polisi sebagai alat bukti. _____ Kejadian itu kembali terputar di otak Kai. Deng

