Raka berhasil meluluh lantahkan hati Jihan. Gadis itu tampak nyaman berada di dekat Raka sekarang. Mereka memutuskan menjalin hubungan. Mungkin itu adalah hal konyol yang pernah Jihan lakukan. Di saat ayahnya meninggal, dia malah menjalin kasih dengan seorang laki-laki. Namun, itu tak berdosa. Jihan tak mengiyakan pula ucapan Raka. Dia hanya tahu saat ini nyaman di pelukan pria itu. Raka menunda keberangkatannya ke Bandung. Dia ingin lebih lama tinggal di Jakarta. Menyewa sebuah hotel di dekat rumah Jihan. "Makasih ya, udah menemani aku sampai sekarang," ucap Jihan. Raka mengangguk sembari tersenyum. Kai dan Alika yang menyaksikan hanya tersenyum. Ternyata Raka tak sejahat itu pada manusia lain. Dia memiliki hati yang hangat. "Oh ya, kapan kamu mulai kerja lagi?" tanya Alika. Jihan
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


