Kenan Ardhana menghilang

1506 Kata

Brankar Ayunda langsung didorong masuk mobil ambulans khusus rumah. Sirene nyala. Di saat yang sama… Ambulans yang membawa Ayunda masuk area rumah sakit lewat gerbang samping. Di gerbang depan… mobil pria misterius yang nolong Kenan juga berhenti. Dia keluar dari mobil, buru-buru teriak ke petugas. “Tolong! Korban luka tembak! Keadaannya parah banget!” Perawat langsung keluar, narik brankar. Tubuh Kenan diangkat dari jok belakang, lemes, pucat, bajunya penuh darah. Saat brankar Kenan digeser masuk lorong IGD— dalam waktu yang sama, brankar Ayunda digeser dari lorong sebelah. Dua brankar itu hampir berpapasan. Beda tiga meter. Ayunda sempat nengok, walau matanya berkabut air mata. “Ada pasien ditembak… cepat masuk ke Trauma Room 2!” suara perawat menggema. Ayunda nggak sadar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN