Benteng Cinta Keluarga Ardhana

1962 Kata

Sejak Ayunda sadar, Kenan kayak nggak mau jauh semenit pun dari istrinya. Tapi di balik rasa lega itu, ada satu hal yang terus muter di kepalanya: musuhnya belum selesai. Dan kalau Ayunda masih hidup… mereka pasti bakal nyari. Sore itu, di ruang VVIP, Kenan ngobrol sama Dokter Kevin sambil sesekali ngelirik Ayunda yang lagi tidur. “Dok, saya mau Ayunda dibawa pulang,” suara Kenan rendah, tapi tegas. “Saya nggak mau ambil risiko. Musuh saya pasti masih ngejar.” Dokter Kevin ngelus dagunya sebentar, lalu angguk pelan. “Aku ngerti, Mas. Tapi kondisinya masih rawan. Harus ada alat dan tim medis.” “Semua saya siapin di rumah. Tolong bantu saya, Dok,” Kenan menatap Kevin kayak orang yang udah mutusin sesuatu bulat-bulat. “Saya nggak mau dia di rumah sakit terlalu lama.” Kevin akhirnya seny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN