Bunuh aku!

1273 Kata

Aku memasukan beberapa tas yang berisi keperluan kami kedalam bagasi mobil. Tidak kuhiraukan apa yang aku dapatkan untuk perjalanan kali ini. Meski Dhaffin berasumsi berbeda. Dia tercengang dengan mobil sport yang akan kami tumpangi juga beberapa kali kudengar dirinya terbelalak mengagumi basement bawah tanah GSF yang luasnya memang hampir menyamai lapang golf. “Yo Dhaffin. Sudah baikan?” panggil seseorang dari belakangku, suaranya terdengar menggema mengingat kami memang sedang berada di ruangan yang kosong. Aku berbalik dan mendapati Keyva bersama Fuji berjalan mendekat kearah jami. “Kenapa kau kemari?” yang ditanya memang Dhaffin tapi aku lebih tertarik untuk menjawab tanya dari si Keyva atas kehadiran mereka yang bisa dibilang mendadak dan tanpa tujuan yang jelas. Kecurigaanku sema

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN