Ternyata tidak semudah bicara. Menikah bukan hanya kesiapan wali, saksi, penghulu dan calon pengantin saja. Tapi ada juga dokumen yang perlu di setujui di Kantor Urusan Agama. Bunda dan Mama ingin pernikahan Rakha dan Ica sah di mata agama juga negara. Bukan menikah buru-buru yang terkesan dipaksakan. Bukannya langsung di nikahkan, Rakha dan Ica malah di jaga ketat sampai hari pernikahan itu tiba. "Bunda, nggak percaya sama kamu! Kalian harus di pingit! Kalimat Bunda yang benar-benar diwujudkan oleh seluruh anggota keluarga yang menjaga Rakha dan Ica agar tidak leluasa bertemu. Sekitar satu tahun lagi, Rakha tetap harus menyelesaikan kuliah spesialis kedokterannya. Selama itu pula mereka tidak bebas bertemu. Ica yang coba-coba bekerja, juga masih terikat kontrak kerja yang tidak membo

