46

1307 Kata

Aku ingin kamu memasukkanku ke dalam kehidupanmu, bukan hanya orang yang mengenal sisi baikmu saja.           “Lo kemana aja, Ram? Langsung ngilang aja pas hari kelulusan, kita belum foto-foto,” protes Elvy sambil mencebikan mulutnya. Tangan kanannya mengambil sendok kecil, berwarna silver dan menggunakannya untuk menyendok red velvet dan memasukannya ke dalam mulutnya sendiri.           Memang cafe tempat Eldwin dan kawan-kawannya kumpul –tepatnya mengajarkan si cewek gatel – menjual beragam coffee dan cake sebagai temannya. Ya, kan nggak enak kalau cuman kopi yang dijual. Kalau truk  aja gandengan masa kopi nggak ada pasangannya. Cake yang dijual juga banyak rasa, red velvet salah satunya. Cake kesukaannya dan pereda amarah. Ngomong-ngomong, amarah. Elvy mengarahkan pandangannya ke k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN