Mobil milik Eldwin bersatu dengan kendaraan yang juga berada di jalan raya dengan kecepatan sedang. Sesekali mobil berwarna hitam itu menyalip mobil di depannya, tak jarang juga sedikit menurunkan kecepatan dan membiarkan pengendara lain untuk lewat. “Kenapa manyun?” Di sela-sela mengendarai mobilnya, Eldwin bertanya. Beberapa kali ia melirik ke arah Elvy, wanita itu terus memanyunkan bibirnya. Bibir tipis yang selalu menjadi candu untuknya –setelah kejadian ia mencium Elvy untuk pertama kali. Elvy mendelik sebentar ke arah Eldwin lalu membuang muka. Semakin dia melihat ke arah Eldwin, kekesalannya meningkat. Apa cowok itu tidak tahu, alasan ia seperti ini karena tingkah konyol Eldwin yang...menciumnya? Tangan Elvy terulur menyentuh bibirnya, mengusapnya

