Kalau berkaitan dengannya, membuat hariku bahagia seketika. “Kenapa kamu senyum-senyum? Dapet lotre?” Tama yang baru saja keluar dari kamar langsung menduduki diri di samping Elvy yang kini tengah asik menonton tv dengan tangan yang terus mencomot kripik kentang. Tama mengambil mangkok yang sedang dipegang oleh Elvy, mencomot isinya. Matanya menyipit, nyaris menutup. Ia berdecak ketika mendengar pemberitaan yang disampaikan oleh presenter TV. “Elah, ganti channel lain,” perintah Tama, tidak suka dengan pemberitaan yang itu-itu saja di bahas. Di kantor itu juga dibahas, masa di rumah itu lagi yang dibahas. Itu yang dibahas adalah pemberitaan mengenai pelakor, dan juga yang sedang heboh di Tanah Air. Ya kali, penting juga nggak, pikir Tama sewaktu mendengar pemberitaa

