Pertengkaran Lagi

1190 Kata

Hari berlalu dengan cepat. Pagi hari saat Aleena terbangun lebih dulu. Senyumnya tiba-tiba terkembang mengingat apa yang terjadi kemarin. Ia mendongak, mendapati satu sosok lain yang tertidur pulas di sampingnya setelah bercerita banyak hal semalam. Pria itu memeluk erat tubuhnya, Aleena bisa melihat rahang tegas itu, juga menyentuhnya dengan leluasa. Ia masih begitu terkagum sampai tidak sadar jika Aksa telah terbangun dan tengah menatapnya dengan wajah jahil. “Aku tahu aku tampan, kamu bisa melihat ku sepuasmu, cantik,” katanya dengan intonasi setengah berbisik. Aleena yang ketahuan tengah mengagumi paras sang suami lantas menghentikan aksinya. Wanita itu kemudian merunduk, menyembunyikan wajahnya di d**a bidang sang suami yang terkekeh geli. Pagi yang indah. Pikir Aksa. Tanpa pak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN