Kenyataan Sebenarnya

1235 Kata

Aksa benar-benar melakukan apa yang dikatakannya. Pria itu memeluk erat Aleena di atas ranjang kamar wankta itu. Dengan Aleena yang menyamankan diri, menyandarkan kepalanya di atas d**a bidang Aksa dengan si pria yang mengelus rambutnya sayang. “Kapan mulai ceritanya?” tagih Aleena lirih. Aksa terkekeh, ia mencubit hidung Aleena juga mencuri satu kecupan kecil di bibir wanitanya. Oh, hal ini bahkan tidak pernah terjadi sebelum gugatan cerai itu diajukan. “Jadi, memang benar aku dan Keira masih sempat bertemu beberapa kali setelah janjiku hari itu, aku benar-benar minta maaf untuk itu. Tapi asal kamu tahu, aku memiliki alasan khusus untuk itu.” Aksa menjeda kalimatnya, menarik napas sebentar sebelum melanjutkan. “Ibu Keira datang menemuiku di kantor. Beliau mengatakan jika kondisi kej

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN