RANTAU 41 – Project Administration

1727 Kata

“APA?!” Damar yang duduk di sebelah Ibu Addawiyah sampai terperanjat karena suara wanita tersebut. “Apa apa, Bu?” tanya Damar panik. Ibu Addawiyah membuka telapak tangannya di depan wajah Damar agar pemuda itu diam. Karena Ibu Addawiyah masih mendengarkan orang yang berbicara di seberang telepon sana. “Ja-jadi bagaimana?” tanya wanita itu pada orang di telepon. Damar mengernyitkan dahi sambil menerka-nerka apa yang sedang dibicarakan oleh Ibu Addawiyah pada orang tersebut. Wajah Ibu Addawiyah tampak seperti habis melihat hantu. Pucat dan pandangan matanya kosong. Tangan yang memegang ponsel di telinga Ibu Addawiyah perlahan bergerak turun. Kepalanya pun menoleh dengan sangat perlahan pada Damar yang menunggu penjelasan darinya. “Ada apa, Bu?” tanya Damar sekali lagi dengan nada ber

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN