Ayu menarik kursi dan duduk di samping Chelsea. “Maaf ganggu kamu nelpon. Cuma mau ngasih tahu, kalau nanti sehabis jam makan siang kita akan ada rapat dengan pimpinan perusahaan. Untuk membicarakan pers confress peluncuran sofware terbaru perusahaan kita.” Chelsea mengangguk mengerti. “Apa aku boleh ikut?” Ayu tergelak. “Tentu aja, kamu kan tim kami. Ku dengar, di Medan hanya kamu yang bekerja solo di bagian PR, makanya kamu ditarik ke pusat. Reputasimu sudah terdengar ke pimpinan, sehingga memintamu mengurus semua perkara humas. Toh, cabang Medan nggak begitu memerlukan PR karna kita lebih banyak berinteraksi dengan umum di kantor pusat.” Chelsea mengangguk-angguk mengerti. “Bisa minta materinya, agar bisa kupelajari.” “Sudah kukirim ke emailmu. Mungkin, kamu mau ngecek sambil makan

