CHAPTER 23 "Ngga! Kenzie ngga izinin Allisya buat kerja lagi" ujar Kenzie tidak terbantahkan. Dia menatap Allisya datar, dengan tangan yang ia lipat didepan d**a. "Tapi, kalo aku ngga kerja aku ngapain dirumah?" tanya Allisya, bekerja sudah seperti hidupnya. Dan jika dia tidak bekerja, dia bingung akan melakukan apa dirumah. "Ya bisa baca buku, makan, nonton tv, asal jangan bersih bersih rumah. Kenzie ngga mau Allisya sampai kenapa kenapa" ujar Kenzie, dia merasakan perutnya bergejolak. "Tapi, Kenzie. Ak-" Allisya menyusul Kenzie yang berlari kakamar mandi. Memang Kenzie yang merasakan muntah muntah, tidak berselera makan. Sedangkan Allisya baik baik saja, dia tidak merasakan apapun. Kata Dokter itu wajar, walaupun jarang terjadi. Allisya memapah Kenzie kembali ketempat tidur. Mendud

