Part 33

1428 Kata

"Asstagfirllah Devano" teriak Reno yang membuat Devano dan Zea refleks saling menjauh. Zea buru-buru membenarkan resleting jaketnya yang tadi sempat turun karena ulah Devano. Sementara Devano berdehem untuk mensterilkan suaranya. Si Reno ganggu aja sih~ umpat Devano dalam hatinya. "Elo mau kemana malem-malem gini Ren?" Tanya Devano. "Elo yang lagi ngapain bawa anak orang gelap-gelapan Dev?" Reno tampak tidak santai karena ucapannya malah dialihkan. Devano bingung harus menjawab apa, dia bahkan menggaruk rambutnya yang tidak gatal. Sementara Zea pura-pura menepuk-nepukan tangannya untuk membunuh nyamuk. "Yaudah gue jujur, gue lagi mesra-mesraan sama Zea, kenapa lo sirik? Makanya elo cari pacar Ren! Jangan jomblo mulu, jadi nanti kalo gue mesra-mesraan sama Zea, elo gak harus ganggu ki

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN