"Aku udah tau kak" potong Zea. "Suster IGD temen kak Damar semuanya udah cerita sama Zea" Damar lumayan kaget ketika mendengar Zea sudah mengetahuinya. Entahlah kenapa Damar jadi kecewa mengakui jika Zea sudah tidak menyukainya lagi. "Maaf Ze" ucap Damar lembut. Zea menghembuskan napasnya lega. Dia tersenyum, lalu mengahadap pada Damar. "Sudahlah kak itu dulu, aku sudah memaafkan kakak. Aku ngerti posisi kaka waktu itu" Terlihat begitu kecewa wajah Damar. "Makasih Zea" "Oh iya, Kak Rosa sepertinya suk__" "Maaf Zea kaka masih tidak ingin mencari perempuan lain" potong Damar cepat. Zea terkekeh, dia ingat Ekspresi kak Rosa saat mengakui kalah oleh dirinya. Pasalnya Rosa nampak menyukai Damar, namun justru Damar malah tidak menghiraukan Rosa. Membuat kaka Zea yang satu itu begitu sema

