Part 28

1190 Kata

"Kak Damar?" Zea melongo sejadi-jadinya. Dia benar-benar melihat cinta pertamanya di kampus. Laki-laki itu tampak begitu tampan dengan setelan jas berwarna putih ala Dokter biasanya. Putri dan Sari yang tadi mengejar Zea juga ikut berhenti karena melihat Damar. Keduanya melongo seperti Zea, bukan karena kaget. Melainkan mereka melihat laki-laki tampan sedang berdiri dihadapan mereka. "Zea kamu kuliah disini?" Tanya Damar sambil tersenyum pada Zea. Zea mengangguk. Sedangkan Putri dan Sari menarik-narik lengan Zea minta dikenalkan pada Damar. Seperti itulah tingkah laku kedua sahabat Zea, haus akan laki-laki tampan. Liat yang tampan sedikit menjerit, liat orang tampan lewat minta foto, liat orang tampan mendekat minta kenalan. Zea sendiri tidak habis pikir, saking tingginya selera mereka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN