Devano tersenyum kearah Zea. Begitupun Zea, gadis itu juga tersenyum manis dengan pipinya yang memerah. Dengan tampang malu-malunya Zea pura-pura mengedarkan pandangan kearah lain. Cup Zea tersentak kaget saat Devano kembali menciumnya. Namun kali ini ciuman itu mendarat di pipi kanan Zea. "I love you Zea" suara Devano mengalun indah ditelinga Zea. "Ck ck ck anak muda jaman sekarang, mesra-mesraan udah gak kenal tempat" Ucap seorang ibu-ibu yang kebetulan menyaksikan adegan mereka berdua. Zea serta Devano terkikik geli karena ulah mereka. Keduanya berpandangan dengan tatapan malu-malu kucing. "Ayo!" Ajak Devano. "Kemana?" "Ke tempat tujuan" "Hah tempat tujuan?" Ulang Zea. "Udah ayo ikut aja!" Devano segera menyeret Zea pada sebuah toko pakaian perempuan. Tanpa menunggu persetuju

