Bagian 45

908 Kata

Hann  Akhir-akhir ini aku sering kembali ke rumahku di Kryze. Sudah hampir tiga tahun aku bekerja sebagai seorang supir, dan itu pekerjaan yang sangat monoton, kukira. Tapi ada untungnya menjadi seorang supir. Selama ini setahun terakhir ini, aku cukup sering pergi ke Hirsch mengantarkan bos untuk keperluan bisnis. Sambil menunggu, kadang aku menyempatkan diri untuk mengunjungi kampus Nala di Hirsch. Waktuku memang tak lama. Hanya dengan melihatnya, atau memastikan jika dia baik-baik saja, itu sudah lebih dari cukup.            Di salah satu kunjunganku yang pertama, aku melihat Nala di kantin Fakultas Matematika tengah makan berdua dengan seorang lelaki yang tak asing buatku, saling berhadapan, bercengkrama, kadang tertawa lepas tanpa beban. Johan, aku kenal lelaki itu. Atau ketika h

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN