Untuk beberapa saat suasana kamar Gita yang sempat mencengkam tadi membuat Evgen melongo. Ia ketahuan! Yah udah terlanjur lihat lagi, melihat Gita kembali ambruk namun kini di atas ranjang, setelah itu Evgen cuek saja. “Ya sudahlah, mau gimana lagi. Sudah terlanjur ketahuan.” Gumam Evgen menaikan kedua bahunya. Cuek. Rupanya rasa bahagianya karena sudah bisa bergerak lagi membuat dia tak peduli dengan Gita, lagipula ia berfikir jika gadis itu pingsan kembali juga di atas ranjang yang empuk. Setelah memungut manekin dari Evgen, itu berarti Gita adalah pemilik ketujuh jika Evgen menghitungnya, sehingga menurut perkiraannya kutukan Surva pasti akan mulai memudar. Itu yang diyakini Evgen jika benar perkataan Surva. Dari tadi kepala Evgen diisi kebanyakan merenung, memikirkan misteri kenapa

