Malam itu mendung menggelayut di langit, tak satupun bintang-bintang maupun sinar rembulan yang nampak, serta udara dingin yang menusuk di antara gerimis kecil yang membuat orang-orang enggan untuk keluar dari hunian hangat mereka masing-masing. Suasana semakin sempurna mencekam dengan ditambah adanya realisasi pemadaman listrik bergilir sesuai yang telah diberitakan sebelumnya, yang menyisakan suasana menjadi remang-remang dan senyap. Lalu lalang kendaraan di depan rumah Kakek Gonzales kadang dapat membantu menyinari pekarangan rumah itu meski hanya untuk sesaat dan bergantian dengan sorot lampu kendaraan lain secara terus-menerus. Tak ada yang dapat membantu menyinari rumah itu, pun gedung-gedung pencakar langit yang menghimpit pekarangan rumah itu juga tak cukup membantu, justru malah

