Evgen terbangun dalam tubuh manekinnya karena ia seperti mendengar suara Kakek Gonzales. Apakah aku sedang bermimpi tadi? Namun, saat melihat kursi di depannya tak bertuan lagi, Evgen jadi bertanya-tanya kemana kakek itu. “Tolong!” Kakek Gonzales akhirnya bisa mengerahkan suaranya dengan kencang. Karena saking kaget dan takut jika ada orang yang melintas mendengar, secara reflek salah satu dari perampok itu menusuk perut si kakek dengan pisau lipat yang memang selalu dipegangnya saat beraksi. Jadi benar aku bukan sedang bermimpi? Ada apa dengan Kakek Gonzales? Kakek?! Apa yang terjadi? Evgen ingin rasanya keluar dari tubuh boneka yang sudah menjeratnya itu. Sayang, ia hanya bisa seperti itu terus-menerus. “Astaga!” Perampok-perampok lain yang tak sempat mencegah temannya itu terkejut.

