Mencintai dalam diam itu sulit tapi membenci dalam diam itu jauh lebih sulit -xXx- "Alfa! Temen kamu udah nungguin tuh," Alfa memejamkan matanya sejenak kemudian membukanya lagi. Kesedihannya sudah cukup tidak ada air mata lagi. "Iya pa, Alfa turun," Setelah itu Alfa bergegas menuruni tangga dan melihat jika sang ketua kelasnya tengah duduk di sofa sambil menemani papanya minum kopi. "Kalau gitu Alfa berangkat dulu ya papa," Alfa mencium punggung tangan papanya. "Saya juga om doain Alfa gak nolak saya lagi ya om," Alfa mengerutkan dahinya, sedangkan Wildan juga mencium punggung tangan Bambang. "Pasti, jagain anak saya ya Wildan, jangan mengecewakan saya," ucap Bambang sambil menepuk punggung Wildan perlahan. Ini ceritanya mau lamaran gitu? Alfa bersidekap yang membuat Wildan ge

