Bertemu

2092 Kata

"minum dulu" Axel menyodorkan air dalam botol kepada Qila. Meskipun matanya fokus menatap jalan. Dia tahu jika Qila begitu gugup dari duduknya yang tidak tenang.  Qila meraih botol yang di sodorkan Axel. Meneguknya banyak-banyak. Dia gugup, sangat. Setelah minum, Qila langsung menarik napas dalam dan perlahan mengembuskannya. Terus berulang hingga dia merasa jauh lebih tenang. "jangan terlalu gugup. Nanti kau tidak bisa bicara" Axel mencoba menenangkan. "kan ada kau" Axel tertawa pelan, tangan kanannya terulur untuk mengacak rambut Qila. "tidak bisa, kalian butuh waktu, aku hanya orang luar" jawab Axel. Bagaimanapun, dia tahu batasan. Bukan ranahnya untuk mendengar dan ikut dalam pertemuan antara cucu dan kakek tersebut. Qila menghela napas berat. Wajahnya cemberut. "aku jadi makin gu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN