* * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * Randomnya, setelah percakapan tentang ‘berciuman’ yang gabut banget emang sampai dibahas juga sama Devon dan Raras, cowok itu malah kesenengan sendiri mikir satu hal. Kok bisa, ya, dia tiba-tiba jago ciuman? Raras aja mengakui, loh, kalau dia emang act like a pro. Padahal kan Devon juga gak pernah praktekin sama siapapun. Raras bener-bener jadi yang pertama. “Mungkin insting, kali. Lo kan doyan nonton film barat,” bisik batin Devon. “Ngapain kamu senyum-senyum?” tanya Raras dengan raut wajah aneh karena pacarnya emang bertingkah gak jelas. Jawaban Devon belum sempat terurai karena steak mereka akhirnya datang ke meja. Raras tersenyum manis seca

