* * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * “Kamu kenapa, sih, senyum-senyum sendiri?” Dian, mama Devon yang lagi baca majalah sembari menunggu iklan selesai di televisi itu jadi mengernyit heran karena tingkah laku anaknya. Semenjak pulang dari Coban Rondo, Devon emang kerap bertingkah seperti orang gila—alias mesem-mesem dan bawaannya happy vibes mulu—yang mana itu bikin ibunya malah heran. Semenjak Devon dulu ngasih tahu ke ibunya kalau dia udah gak sama Raras—iya, dia emang udah bilang dari jauh hari tentang Raras yang mutusin dia, lengkap dengan alasan sebenarnya tanpa ada yang dia tutup-tutupi—Dian sering menemukan anaknya melamun dan nyanyi lagu sedih. Terus karena dia sendiri per

