Lodge: Stay with You

1846 Kata

17 Lodge: Stay with You   PLAKKK   Telapak tangan Eya menempel dengan keras di wajah Zoffan ketika baru membuka mata. Kedua tangannya lantas menutup mulut tak percaya. Eya menunduk  guna menyembunyikan gelisah. Ia tidak sengaja melakukannya. Demi Tuhan ia tidak bermaksud menampar Zoffan. Tadi ia kaget melihat wajah Zoffan dan pikiran yang melintas adalah wajah yang telah mengambil paksa keperawanannya pada malam yang paling sial itu. Kedua tangan Eya dibuka paksa dari wajah. Telapak tangannya diremas kuat oleh Zoffan. ”Kamu kenapa nampar aku?!” Terlihat jelas urat leher Zoffan menyembul waktu berbicara. Lelaki itu marah sudah pasti. Eya telah membangunkan macan tutul dari tidurnya. ”Jawab! Kenapa tiba-tiba menampar aku?!” Suara Zoffan keras sekali. Tak tanggung-tanggung, lelaki itu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN