Bab 44 Memperbaiki

2278 Kata

Hujan deras yang telah melanda sejak siang hari tadi, menyisakan kesunyian di malam ini. Gemuruh petir silih berganti terdengar, pemadaman listrik terpaksa dilakukan kala hujan disertai angin dan petir terjadi. Terasa kelam dan pengap, berulang kali Hanna mencoba memejamkan mata dan tertidur. Namun, terpaksa kembali membuka mata lebar saat merasakan suasana yang tidak nyaman. Ia berada di kamarnya sendiri, berbaring di atas ranjang besar dengan selimut yang menutupi hingga leher. Kembali Hanna melirik pada pintu yang sengaja dikuncinya, memastikan tidak ada sosok lain di dalam kamar. Jantungnya seolah berhenti berdetak, kala petir kembali menyambar dan membuat bias cahaya di ruang gelap itu. Hanna mengubah posisi tidurnya menjadi telungkup, menutup kepala dengan bantal guna menghalau su

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN