Bab 53 Musibah

1544 Kata

Hanna kembali melirik ponsel yang sengaja dirinya letakkan di atas meja, waktu sudah berlalu 20 menit dari yang Kayla tentukan kemarin. Sudah lebih dari 5 pesan yang ia kirim, tetapi belum mendapatkan balasan sampai saat ini. Hatinya gelisah, Hanna merasa tidak tenang untuk sebab yang tidak jelas. “Kayla masih belum menghubungi?” Suara mama membuatnya menoleh, lalu mengangguk dan kembali menatap ponsel. Sania duduk di sofa lain, lalu ikut mengece ponselnya dan hal serupa pun terjadi padanya. “Dia juga belum menghubungi Mama kembali sejak semalam, apa dia sangat sibuk sampai tidak sempat melihat ponsel?” Alih-alih mencoba tenang dengan memikirkan hal tersebut, Sania justru bertambah cemas, terlebih ini pertama kalinya Kayla sulit untuk dihubungi. “Apa tidak sebaiknya kamu pergi ke buti

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN