Saat kenyataan-kenyataan terlalu indah, terkadang aku takut untuk terbangun. Berpikir bahwa ini tidak akan berakhir, takdir justru menginginkan aku untuk bersabar kembali. • Suara gaduh yang entah berasal dari mana berhasil menembus ke dalam kamar, Hanna terusik dalam tidurnya. Berulang kali ia bergerak untuk menutupi telinga dengan bantal, tetapi suara itu tetap terdengar dan membuatnya membuka mata. Di saat Hanna tengah mengumpulkan nyawa, ia dikejutkan oleh suara benda jatuh yang terdengar keras. Rasa kantuk itu menghilang begitu saja, tergantikan oleh kepanikan. Hanna berdiri, mencari sesuatu yang dapat dirinya jadikan senjata. Sebuah sapu di sudut sana kini berada dalam genggaman, Hanna membuka pintu dan berjalan dengan hati-hati menuju asal suara. Ia melewati satu persatu ruangan

