Bab.21 Kepala Ikan Kakap

1045 Kata

“Nis, kenapa bengong? Yuk, kita gabung sama yang lain!” Randy mengeratkan genggaman tangannya seraya tersenyum ke arah Danisa. “Baik,” jawab gadis itu membalas senyuman. Tempat itu dipenuhi dengan Danisa dan teman-teman kuliahnya. Beberapa juga ada mahasiswa dari universitas lain. Mereka menikmati waktu weekend dengan merokok dan pesta miras. “Minum?” tanya Ayu sambil menyodorkan satu gelas kesil berisi minuman beralkohol. Sedang beberapa teman yang lain kini tengah asyik berjoget ria mengikuti musik yang ada. Danisa menggeleng. Tatapannya masih terfokus di salah satu sofa lain. Seorang lelaki tengah duduk mematung dengan topi yang sedikit diturunkan, menutupi wajahnya. Antara yakin dan tak yakin kalau dia adalah Devan. “Minum dikit lah, Nis. Kapan lagi kita fun-fun kayak gini!” Ran

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN