Bab.14 Cemburu?

1115 Kata

“Gantungan kunci,” ucap lirih Danisa sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal. Sedangkan manik matanya tertuju dengan gantungan cartun lelaki mengenakan seragam sepak bola. Benda yang kini menggantung dipegang oleh Bella. “Ini punya kamu bukan? Jatuh dari tasmu.” “Eh, iya,” ucap Danisa mengambil benda tersebut dengan kasar. “Sejak kapan kamu suka bola?” “Itu bukan kunci mobilku.” “Terus punya siapa?” “Pinjam sepupu.” “Mobilnya yang mana? Aku lihat di parkiran juga mobil itu-itu aja.” “Sudahlah, Bel. Kenapa malah introgasi aku. Aku tuh masih ngantuk,” ucap Danisa sengaja mengalihkan pembicaraan. Ia juga mempercepat langkahnya agar tak terus dihujani pertanyaan dari sahabatnya. *** Usai masuk di jam pertama, Danisa duduk di kursi depan kelas dengan ponsel di tangannya. Lagi-lag

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN