Bab.26 Mas Suami dan Dek Istri

1082 Kata

“Kenapa murung?” tanya Devan ketika istrinya melewati pintu kamar mandi. Gadis yang biasa terlihat ceria dan menyebalkan itu menundukkan kepalanya dengan sendu. “Nggak apa-apa, kita bisa melakukannya semingguan lagi,” imbuh Devan kembali. Ia tahu alasan Danisa murung meskipun istrinya tak menjelaskan. Danisa mendongakkan mata, menatap paras tampan suaminya yang kini tengah tersenyum kepadanya. “Satu Minggu itu lama.” Devan menahan tawa di dasar hatinya. Dari raut muka Danisa, tersirat rasa ingin yang membuncah. Gadis polos yang mengisi semua ruang di hatinya. “Enggak, hanya 7 hari.” “Tujuh hari itu lama, Mas.” “Kamu beneran pengen, Dek Istri?” Devan menarik sudut bibirnya dengan genit. “Enggak. Aku gak pengen. Aku hanya ingin menjalankan kewajiban saja sebagai istri.” Danisa menge

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN