Bab.19 Prinsip Danisa

1071 Kata

“Enggak,” ucap Devan merebut kembali buku tersebut. “Tuh, covernya aja vulgar,” bantah Danisa. “Pikiranmu saja yang kemana-mana. Baca judulnya gak?” “Belum sih, Pak. Baru lihat covernya saja.” “Emang ya, seorang Danisa Hardiyanti cara pandang dan pikirannya itu beda. Unik.” “Maksudnya, Pak?” “Kalau orang lain yang dilihat pertama kali ketika melihat buku itu judulnya. Lah ini malah covernya.” “Kalau cover menarik kan jadi semangat baca, Pak.” “Apa perlu buku ini saya kasih foto Lee Mih Ho supaya kamu semangat membaca,” ucap Devan sambil menunjuk buku tebal di depan istrinya. “Enggak. Isinya tetap beda. Danisa gak suka.” Gadis cantik itu menggerutu. “Sudah, segera baca buku bacaanmu. Kita lakukan remidi lima belas menit lagi.” “Ya Tuhan, ini rumah, Pak. Bukan kampus.” “Memangny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN