Hari berganti hari hingga minggu berganti minggu dan tanpa terasa bulan sudah berganti dengan cepat. Kini usia kandungan Amierra sudah menginjak 8 bulan dan semakin membesar. Djavierpun semakin memanjakan istrinya yang sedang hamil besar. Apalagi Amierra begitu sensitive dan mudah menangis selama ini, itu membuat Djavier harus bersabar lebih kuat lagi untuk menghadapi dan membujuk Amierra. Amierra gampak sedang membuatkan teh untuk Djavier, ia melirik Djavier yang tampak sibuk dengan seseorang di telpon. Amierra mengaduk teh dan terus mencuri pandang ke arah Djavier yang berdiri di ruang televisi tak jauh dari dirinya berdiri di dekat meja makan. “Ada apa?” tanya Amierra saat Djavier sudah menutup sambungan telponnya dan berjalan mendekatinya. “Aku harus ke

