Hahh! Apa yang terjadi padaku sebetulnya? Siapa yang aku cintai sesungguhnya? Kenapa? Kenapa aku bodoh sekali?! Ini pasti karena aku selalu berdua dengannya, sering bertatapan muka dengannya, dan hanya bicara padanya selama di Jepang. Ya, itu alasan yang logis kenapa aku seperti ini. Sebaiknya aku harus menjaga jarak. Jangan menatap matanya saat bicara, jangan tidur dekat-dekat dengannya, tidak boleh lengah dengan segala tipu dayanya, satu lagi! Tutup mulut jika dia mencoba menciumku lagi! “Kenapa Jalannya jauh-jauh? bagaimana kalau nanti kamu hilang lagi?!” Tan berhenti berjalan, membuka telapak tangannya agar aku menaruh tanganku padanya. Kutarik tanganku ke d**a. “Aku berjalan di belakangmu, mana mungkin hilang.” “Kamu pikir, aku percaya pada wanita bodoh seper

