Remaind

1548 Kata

“Aku suami mu ...  Dan sekarang ... aku juga akan menjadi kekasihmu ...”   “HAAAA!”   Ini mimpi buruk! Bagaimana bisa si kanebo kering, kepala batu,  otak udang itu bisa menjadi pacarku?! Apa-apaan itu,  kenapa dia tidak bertanya dulu aku mau atau tidak jadi pacarnya!  Bahkan saat aku menutup mulut pun dia masih saja menciumku. Kenapa sih dia selalu berbuat sesuka hati!  tanpa minta persetujuan!   Clekk!   Bahkan ketika dia masuk kamar tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu. Kalau aku bertanya kenapa  tidak mengetuk,  pasti dia jawab ini rumahku.   “Ehem” Deham Tan yang sedang bersandar di sisi pintu.   “Apa?!”   “Ap-a kamu belum mengantuk?” tanyanya.   “Kenapa? Aku sedang membereskan buku untuk besok.”   “Mau aku bantu?” Kenapa dia,  tiba-tiba saja mau membantu merapikan b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN