Signatures Resto, Kepinski Hotel pukul 09:05. Napasku tersengal-sengal, berlari dari loby menuju restoran. Sudah lewat lima menit dari waktu yang di tentukan, aku harap belum telat. Kulangkahkan kaki dengan cepat, terlintas bayang-bayang wanita dalan foto yang tadi aku lihat. Apa dia yang memanggilku ke sini? Apa dia kekasih Tan? Apa betul dia wanita yang di cintainya? Semua pertanyaan itu berputar memenuhi isi kepala. “Selamat Pagi, selamat datang!” Salam dari Reseption membuyarkan lamunan. “Mba, di mana table 10?” tanyaku padanya begitu sampai di depan Restoran. “Di sebelah sana Kakak,” waiters pun datang mengantar pada table yang kumaksud. Aku berjalan di belakang Waiters berseragam putih. Melihat wanita berambut panjang, duduk seorang diri seperti menunggu ses

